Pengepungan Baghdad, yang terjadi pada 1258, adalah sebuah invasi, pengepungan, dan penghancuran kota Baghdad, ibu kota Kekhalifahan Abbasiyah ketika itu dan ibu kota Irak modern, oleh pasukan Ilkhanate Mongol bersama pasukan sekutu-sekutu mereka di bawah pimpinan Hulagu Khan.

Kekuatan Mongol bersama Aliansinya Berjumlah : 150.000 Pasukan Infantri , kavaleri , dan juga juru bom

Sedangkan Kekhalifahan Abbasiyah hanya berjumlah : 50.000 Pasukan

Setelah invasi dan penghancuran ini, kota Baghdad berada dalam keadaan hancur total. Perkiraan jumlah penduduk yang dibantai selama invasi bervariasi menurut beberapa pendapat dari seratus ribu sampai satu juta orang. Kota itu dihancurkan dan dibakar. Bahkan perpustakaan-perpustakaan di Baghdad, termasuk Bait al-Hikmah, tidak luput dari serangan pasukan Ilkhanate, yang menghancurkan perpustakaan-perpustakaan dan membuang buku-bukunya yang berharga ke sungai Tigris

Cat : Sebelum invasi dilakukan , Hulagu Khan telah menawarkan kepada Kekhilafan Abbasiyah untuk tunduk kepada Mongol dengan memberikan upeti , dengan imbalan kota Baghdad tidak akan diserang , dan bila mana tidak menyepakati hal tersebut , kota Baghdad akan diratakan sampai ke tanah dengan seluruh penduduknya , namun nyatanya Kekhilafahan Abbasiyah menolak dan melawan